
JAKARTA - Keping terakhir komposisi tim Indonesia menjelang Piala Uber
akhirnya terpenuhi. Adriyanti Firdasari yang sudah empat kali bergabung
dengan skuad Merah Putih di ajang beregu paling bergengsi itu akhirnya dipanggil. Firda menjadi bagian tim Piala Uber tahun 2004, 2008, 2010, dan 2012.
Firda, sapaan Adriyanti Firdasari, menjadi tunggal ketujuh yang
dipanggil PP PBSI menjelang Piala Uber di India bulan depan. Enam nama
lainnya yang lebih dulu diumumkan Jumat (28/3) lalu adalah Linda
Wenifanetri, Bellaetrix Manuputty, Aprilia Yuswandari, Hera Desi, Maria
Febe Kusumastuti, dan Hanna Ramadini.
Kabid binpres PP PBSI
Rexy Mainaky kemarin (2/4) di Cipayung menyebutkan Firda punya kans
bergabung dengan skuad utama. Prestasi pemain Jaya Raya Jakarta itu
menjadi runner up grand prix gold Malaysia Open pekan lalu menjadi
pemicunya.
"Firda saya lihat ebih rileks dengan statusnya
sebagai pemain non pelatnas. Dia juga tak takut dengan cedera yang
membuatnya sering tampil tak maksimal. Firda bisa menjadi opsi tunggal
ketiga kita," kata Rexy.
Pengalaman Firda di kejuaraan
beregu memang cukup tinggi. Firda juga menjadi bagian skuad Piala Uber
Indonesia tahun 2008 lalu ketika menjadi runner up di Jakarta.
Rexy juga melihat spirit Firda kalau bertanding di kejuaraan beregu
berbeda dengan saat turun di perorangan. Firda tampil lebih ngotot ketia
turun beregu. Motivasi tinggi seperti itulah yang kemudian dibutuhkan
oleh tim.
Satu grup dengan Korsel, Australia, dan Singapura
di Piala Uber tahun ini Rexy berharap pada dua tunggal dan satu
tunggal. Bukannya meremehkan perorangan, faktanya ganda putri Indonesia
memang lebih tangguh.
Masuknya Firda diharapkan menjadi penyokong penting untuk pemain muda di level beregu. Seperti Linda, Bella, ataupun April.
"Marlev (Marlev Mainaky, red.) sebagai pelatih tunggal putri sudah
berkomunikasi dengan Firda. Dan Firda sendiri sudah menyatakan kesiapan
untuk menjadi bagian dari tim Piala Uber kita," papar pria asal Ternate
tersebut.
Di sisi lain, ketika dihubungi kemarin Firda
mengaku baru terinformasi soal pemanggilan kemarin (2/4). Pemain berusia
28 tahun itu belum menerima surat pemanggilan resmi oleh PP PBSI. Firda
baru ditelepon secara pribadi oleh Rexy.
"Ya, pastinya
bersyukur dan senang karena bisa kembali bergabung dengan Indonesia di
Piala Uber. Saya juga gak sangka kalau akan dipanggil. Tapi saya akan
berbuat yang terbaik buat bangsa ini untuk tak mengecewakan," tutur
Firda saat dihubungi kemarin.
Namun Firda mengingatkan
kalau Piala Uber ini adalah kejuaraan beregu. Sehingga faktor penentu
bukan hanya pada dirinya. Namun seluruh penggawa yang bergaung.
Disinggung apakah prestasinya di grand prix gold Malaysia Open lahir
karena tak ada tekanan, Firda menyatakan atmosfer yang berbeda
membuatnya lebih bisa mngeluarkan kemampuannya.
Firda yang
mengalami cedera di bantalan lutut kaki kanannya sejak 2008 lalu
menuturkan sejak tak lagi bersama pelatnas akhir tahun lalu, dia bisa
mengatur intensitas latihan. Ketika lutu dirasa sakit dan tak mampu,
maka dia akan stop dan beristirahat.
"
Kalau sampai detil
apakah saya akan ikut karantina di Kudus per 15 April lalu menjalani
simulasi 26 April, saya belum tahu. Karena baru pemanggilan untuk
bergabung yang saya tahu," ucap Firda.
----------------------------------------------------------------------------
PBSI Ajak Firdasari Gabung Tim Uber
Jakarta - Terhitung sejak Januari 2014, Adriyanti Firdasari tak lagi
menghuni pelatnas Cipayung. Kini Firda menjadi pemain profesional dan
menikmati tekanan yang lebih ringan dibanding saat masih di pelatnas.
Prestasi Firda setelah itu terbilang lumayan. Minggu lalu ia masuk ke
final Malaysia Terbuka Grand Prix Gold, walau kemudian kalah dari Yao
Xue. Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) kini
mempertimbangkannya untuk masuk dalam tim Piala Uber.
"Di
tunggal putri memang kita harus lebih kerja keras dibandingkan di ganda.
Firda ada rencana untuk kami panggil. Dia punya rekor bagus saat
bermain di ajang beregu. Pengalaman dia sudah banyak," kata Kepala
Bidang Pembinaan dan Prestasi, Rexy Mainaky, di pelatnas Cipayung,
Jakarta Timur, Rabu (2/4).
Komunikasi pada Firda sudah dijalin
melalui Marlev Mainaky. Adik kandung Rexy itu saat ini menjabat pelatih
tunggal putri di pelatnas Cipayung.
"Firda pernah bilang sama
saya mau coba dulu di luar pelatnas tiga bulan. Mungkin selama ini dia
merasa sudah terlalu lama ada di pelatnas, juga terbebani dengan
cederanya. Di luar pelatnas barangkali dia merasa lebih rileks. Saya
juga kalau terlalu lama di pelatnas lama-lama ingin keluar," ujar Rexy
yang baru masuk pelatnas saat usianya sudah 23 tahun.
Jika
dipanggil, Firda kemungkinan akan diberi posisi sebagai tunggal ketiga.
Posisi tunggal pertama ada pada dua pilihan antara Linda Wenifanetri
dengan Bellaetrix Manuputty. Tunggal kedua kemungkinan akan diisi oleh
Aprilia Yuswandari, Hera Desi, atau Maria Febe.
Piala Uber akan
digelar di New Delhi, India, 18-25 Mei. Indonesia ada di Grup B bersama
dengan Korea Selatan, Australia, dan Singapura. Terakhir kali Indonesia
meraih piala ini adalah pada 1996 kala diperkuat Susi Susanti, Lili
Tampi, Mia Audina, dan Lydia Djaelawijaya.
Title : Firda Akhirnya Dipanggil Perkuat Tim Piala Uber
Description : JAKARTA - Keping terakhir komposisi tim Indonesia menjelang Piala Uber akhirnya terpenuhi. Adriyanti Firdasari yang sudah empat kali berg...