Tim
Piala Thomas dan Uber Indonesia berkonsentrasi penuh dalam karantina
yang berlangsung di GOR PB Djarum, Jati, Kudus, pada 15 hingga 25 April
2014.
Selama di karantina, seluruh atlet yang tergabung dalam tim bayangan
berkumpul bersama menjalani program latihan khusus jelang perebutan
supremasi bergengsi dunia tersebut.
Tak hanya mengikuti latihan teknik, tim juga dijadwalkan mengikuti
program nonteknik seperti pembekalan psikologis guna membangun ketahanan
mental serta kebersamaan dan kekompakan tim. Kepala Bidang Pembinaan
dan Prestasi Rexy Mainaky serta Christian Hadinata selaku manajer tim
Piala Thomas terlihat turun langsung menangani latihan tim.
Para pemain dan pelatih mengungkapkan bahwa acara karantina tim
membawa dampak positif. "Saya dan teman-teman merasa banyak sekali
manfaat karantina ini. Kami jadi lebih konsentrasi dalam latihan," ujar
Hendra Setiawan yang ditemui di GOR Jati. "Selain itu, kami juga merasa
kalau kebersamaan tim juga lebih erat," ujar Juara Dunia 2013 bersama
Mohammad Ahsan ini.
Sementara itu, kepala pelatih tunggal putra, Joko Suprianto, juga
mengungkapkan hal serupa. "Pertama, para pemain bisa lebih saling
mengenal rekan-rekan satu timnya. Kalau di Pelatnas kan semua
masing-masing, di sini semuanya bersama-sama. Kebersamaan sangat penting
di kejuaraan beregu," ujar Joko kepada
Badmintonindonesia.org.
"Selama di karantina terlihat jelas perbedaannya kalau anak-anak
lebih fokus dan tidak terganggu hal-hal lain di luar latihan," tambah
Joko.
Seusai mengikuti karantina selama sepuluh hari, para atlet akan
langsung bertolak menuju Solo, Jawa Tengah, untuk mengikuti simulasi
Piala Thomas dan Uber pada tanggal 26 April 2014. Setelah itu, tim akan
mengikuti kegiatan
team building di Bogor, Jawa Barat, pada 2-3 Mei 2014. (*)
Title : Tim Piala Thomas dan Uber Berkonsentrasi di Karantina
Description : Tim Piala Thomas dan Uber Indonesia berkonsentrasi penuh dalam karantina yang berlangsung di GOR PB Djarum, Jati, Kudus, pada 15 hingga ...