Simon Santoso akhirnya gagal untuk menjadi penyambung nyawa bagi
tunggal putra Indonesia di ajang BCA Indonesia Open Super Series
Premiere 2014. Tunggal putra berperingkat 28 dunia ini harus mengalami
kekalahan di babak 16 besar setelah melalui pertandingan yang
menegangkan dan menguras emosi dan energy melawan Yun Hu dari Hongkong.
Simon Santoso, satu dari dua tunggal putra tersisa, menjalani
pertandingan yang melelahkan menghadapi runner up Yonex Japan Open Super
Series 2014. Kedua pemain gaek dan senior ini harus turun lapangan dan
saling berhadapan dalam pertandingan sepanjang 69 menit.
Kedua pemain memang menampilkan permainan Saling serang, defence yang
bagus dan juga skill kelas dunia. Penonton Istora yang turut memberikan
dukungan beberapa kali dibuat terpakau dengan performance yang
diturunkan kedua pemain.
Simon lebih dahulu kalah di babak pertama dengan skor 21-18. Simon
mampu memaksakan pertandingan harus diselesaikan dengan rubber game
setelah ia mampu membalikkan keadaan dengan unggul 21-13.
Dibabak terakhir pertandingan menjadi menegangkan. Kedua pemain punya
berbagai cara untuk bisa mengulur waktu. Yun Hu bahkan sempat memutus
motivasi Simon yang sedang meningkat di akhir babak ketiga. Yun Hu
memecah konsentrasi Simon yang saat itu sedang unggul dengan meminta
pertandingan di hentikan karena ia mengalami cedera.
Simon sendiri tampil di akhir babak dengan babak ketiga cukup buruk.
Kurang sabar, beberapa pengembalian Tommy gagal. Mulai dari smashnya
yang banyak diarahkan ke kanan Yun Hu namun keluar dan juga netting yang
emnyangkut di net. Simon akahirnya kalah di babak ketiga dengan 22-20.
Indonesia masih menyisakan Wisnu Yuli Prasetyo yang belum tampil saat berita ini diturunkan.
Sumber: alwaysbadminton.com
Title : Perjuangan Simon Santoso Terhenti Di Tangan Hu Yun
Description : Simon Santoso akhirnya gagal untuk menjadi penyambung nyawa bagi tunggal putra Indonesia di ajang BCA Indonesia Open Super Series Premie...