
Target Praveen
Jordan/Debby Susanto untuk menundukkan unggulan empat asal Denmark,
Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, pada gelaran BCA Indonesia
Open Superseries Premier 2014, gagal terwujud. Kalah pengalaman,
Praveen/Debby menyerah setelah bermain tiga gim, 21-16, 16-21, 11-21,
pada babak kedua, Kamis (19/6/2014).
Praveen/Debby mampu
menguasai pertandingan pada gim pertama. Namun, Fischer Nielsen/Pedersen
mengubah pola permainan pada gim kedua dan ganda Indonesia telat
mengantisipasi sehingga pertandingan harus berlanjut ke gim ketiga.
"Awal
gim ketiga lumayan, tetapi waktu pindah lapangan, anginnya kencang.
Padahal pukulan kami biasa saja, tapi selalu keluar," ungkap Debby usai
pertandingan.
"Sewaktu mereka mengubah pola permainan juga kami
kurang siap. Itu pengaruhnya besar banget. Secara keseluruhan sih,
mereka memang lebih matang," tambah Praveen.
Meski kalah,
Praveen/Debby mengaku performa mereka meningkat. Sebelumnya, saat
bertemu Fischer Nielsen/Pedersen di Malaysia Terbuka 2014, mereka kalah
dua gim langsung, 12-21, 19-21.
"Kami siap melawan mereka lagi. Pokoknya saya ingin sekali menang lawan mereka karena belum pernah menang," tutup Praveen.
Dengan
hasil tersebut, Indonesia hanya menyisakan satu wakil di nomor ganda
campuran, yakni Tontowi Ahmad/Liliyana Natsir. Unggulan dua tersebut
akan bertemu unggulan lima asal Inggris, Chris Adcock/Gabrielle Adcock.
Sumber: Kompa.com
Title : Praveen/Debby Gagal Tundukkan Fischer Nielsen/Pedersen
Description : Target Praveen Jordan/Debby Susanto untuk menundukkan unggulan empat asal Denmark, Joachim Fischer Nielsen/Christinna Pedersen, pada gel...