
Perjalanan ganda putra
Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon di ajang All England 2014 harus
terhenti di babak semifinal. Pasangan asal klub Jaya Raya Jakarta ini
dikalahkan sesama pemain Indonesia, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan 7-21,
12-21, Sabtu (8/3/2014).
"Ahsan/Hendra memang pasangan yang
bagus. Kami sudah tahu permainan mereka, ternyata mereka lebih tahu lagi
permainan kami seperti apa," kata Kido kepada Badmintonindonesia.org.
Kido
juga mengatakan bahwa banyak pelajaran yang bisa dipetik, khususnya
buat Fernaldi yang belum sesenior Kido. Menurut Kido, secara mental
Fernaldi masih belum siap menghadapi tekanan yang besar di turnamen
besar ini. Apalagi jika ia mendapat kesulitan di lapangan.
"Ini
adalah All England pertama buat Fernaldi, jadi dia masih belum siap.
Andalannya adalah smes kencang. Ketika tidak mendapat kesempatan untuk
itu, dia frustrasi di lapangan, permainannya jadi tidak keluar. Hal ini
wajar, dia kan masih muda. Semakin banyak pengalaman, dia akan lebih
bisa mengontrol di lapangan," jelas Kido.
"Fernaldi
sepertinya terlalu menggebu-gebu ingin mematikan bola, terlalu
terburu-buru. Ini jadi pelajaran untuk dia. Yang dilawan kan seniornya
semua, lagipula dia belum pernah ke semifinal turnamen sekelas All
England," tutur Kido yang bersama Fernaldi menjuarai French Open
Superseries 2013.
Kido yang sebelumnya berpasangan dengan Hendra
Setiawan, sempat menjadi pasangan terbaik dunia. Mereka adalah Juara
Dunia 2007 dan peraih medali emas Olimpiade Beijing 2008. Namun, baik
Hendra maupun Kido belum pernah menjuarai All England.
"Penasaran juga sih,
Olimpiade saja yang empat tahun sekali sudah pernah juara. Sementara
All England setiap tahun diikuti malah belum pernah juara. Kami akan
coba lagi tahun depan," tambah Kido.
Title : Kido/Fernaldi Terhenti Di Semifinals All England
Description : Perjalanan ganda putra Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon di ajang All England 2014 harus terhenti di babak semifinal. Pasangan asal klu...