
Meski Cedera, Tommy Siap Penuhi Target
Pemain bulu tangkis putra nomor satu Indonesia, Tommy Sugiarto, siap
memenuhi target menembus babak semifinal yang dipercayakan kepadanya
pada Turnamen All England 2014 di Birmingham, Inggris, mulai Selasa, 4 Maret 2014.
Sekalipun, Tommy mengalami kendala berupa sakit di telapak kaki
kirinya. Informasi ini diperoleh dari Joko Suprianto, pelatih tunggal
putra di Pemusatan Latihan Nasional Persatuan Bulu Tangkis Seluruh
Indonesia (PP PBSI).
Yuni Kartika, kepala Sub Bidang Hubungan
Masyakat dan Media Sosial Pengurus Pusat PBSI, mengungkapkan informasi
dari Joko ini kepada Tempo, Senin, 3 Maret 2014. Joko berada di
Birmingham mendampingi Tommy.
"Dari segi latihan, Tommy sangat siap," kata Joko sebagaimana ditirukan Yuni. "Tapi, sakitdi telapak kakinya cukup mengganggu."
Menurut Yuni, seharusnya telapak kaki Tommy sudah dioperasi. "Tapi,
karena jadwal turnamen yang padat, operasi belum sempat dilakukan,"
ujarnya.
Sakit di telapak kaki Tommy, kata Yuni, membuat pemain
bulu tangkis kelahiran Jakarta, 31 Mei 1988, ini merasakan kesakitan
ketika harus mengantisipasi bola depan. "Tapi, Tommy akan berjuang
maksimal sekalipun mengalami sakit," kata Yuni. "Dia sudah mempelajari
video pertandingan lawannnya."
Tommy akan mulai berjuang pada
babak pertama yang dilangsungkan mulai Rabu, 5 Maret 2014. Pada babak
pertama itu, Tommy akan menghadapi pemain yang lolos dari babak
kualifikasi.
Tommy berada di grup tengah. Unggulan lain yang
ada pada grup itu adalah pemain Vietnam, Tien Minh Nguyen, yang berada
di unggulan kedelapan. Jika perjalanan mulus, mereka berdua bisa bertemu
di perempat final.
Catatan pertemuan Tommy dengan Nguyen tidak
terlalu bagus. Dari 7 kali bertanding, Tommy baru menang satu kali,
yaitu pada saat Turnamen Superseries Singapura Terbuka Juni tahun lalu.
Namun, kemenangan itu dramatis. Tommy yang bukan unggulan mengalahkan
Nguyen yang berada diunggulan keenam di babak semifinal. Tommy pun terus
melaju mengalahkan unggulan lainnya, Boonsak Ponsana, dan merebut gelar
turnamen superseries pertamanya.
Sebelum melaju ke perempat
final, Tommy juga harus menghadapi seniornya di pelatnas, Sony Dwi
Kuncoro. Jika Sony lolos dari babak pertama, mereka bisa bertemu di
babak kedua. Chen Long, pemain nomor dua dunia, berada di grup bawah
bersama Boonsak. Jika Tommy lolos dari perempat final, kemungkinan besar
satu dari dua lawan inilah yang akan ia hadapi di semifinal.
Melawan Chen Long, Tommy punya alasan untuk percaya diri. Sekalipun
sebelumnya kalah enam kali dari Chen Long, Tommy berhasil mematahkan
rekor itu dengan memenangkan pertandingan melawan Chen Long di Turnamen
Superseries Indonesia Terbuka Juni tahun lalu.
Berhasilnya
Tommy mengalahkan Chen Long salah satunya disebabkan dukungan dari
persiapan yang lebih matang menggunakan piranti lunak analisis performa.
Tommy bisa mendeteksi di mana kelemahannya dan bagaimana kecenderungan
bermain Chen Long sehingga ia bisa mengantisipasinya.
Sedangkan
melawan Boonsak, Tommy punya catatan baik. Dari empat kali pertemuan,
Tommy menang tiga kali. Dua dari tiga kemenangan itu dia raih tahun
lalu, pada Singapura Terbuka dan Jerman Terbuka. Menurut Yuni, Tommy
akan lebih mudah jika menghadapi Boonsak ketimbang Chen Long. "Kalau
Chen Long rasanya agak berat. Semoga dia bertemu Boonsak.
Title : Meski Cedera Tommy Siap Penuhi Target
Description : Meski Cedera, Tommy Siap Penuhi Target Pemain bulu tangkis putra nomor satu Indonesia, Tommy Sugiarto, siap memenuhi target menembus b...