Ganda
putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari penasaran belum mampu
mematahkan perlawanan Bao Yixin/Tang Jinhua (China). Empat kali bertemu,
empat kali pula Greysia/Nitya harus takluk di tangan pasangan ranking
empat dunia tersebut.
Pertemuan kedua pasangan ini memang selalu berlangsung sengit.
Sebelumnya, Greysia/Nitya juga dikalahkan Bao/Tang pada turnamen Korea
Terbuka Super Series 2014 dengan skor 5-21, 21-19, 11-21. Pada pertemuan
kedua di Perancis Terbuka Super Series 2013, Greysia/Nitya juga kalah
rubber game,
21-19, 10-21, 19-21. Sementara itu, pada pertemuan pertama di Denmark
Terbuka Super Series Premier 2013, pertandingan berakhir dengan
kedudukan 21-19, 18-21, 18-21.
“Penasaran juga sih, empat kali bertemu tetapi belum bisa menang juga
dari pasangan ini. Bao punya penempatan bola yang bagus. Pokoknya kalau
Bao melakukan servis, pasti mereka langsung dapat banyak poin. Jadi,
Tang tinggal gebuk saja di belakang,” ungkap Nitya.
Pada pertemuan keempat yang terjadi di babak final turnamen Swiss
Terbuka Grand Prix Gold 2014 di Basel, Greysia/Nitya kembali dikalahkan
dengan skor 21-19, 16-21, 13-21. Pupus sudah harapan Greysia/Nitya yang
merupakan satu-satunya wakil Indonesia di final untuk membawa pulang
gelar perdana di tahun 2014.
Pertarungan yang berlangsung dengan durasi 79 menit ini sengit.
Greysia/Nitya mengawali permainan dengan baik, mereka mampu mengamankan
gim pertama meskipun sempat tertinggal jauh 10-15.
Pada gim kedua pun kekuatan kedua pasangan tampak seimbang, skor
pertandingan tak pernah berselisih jauh hingga kedudukan sama kuat 9-9.
Namun, Bao/Tang kembali berlari meninggalkan Greysia/Nitya hingga 19-13
dan akhirnya merebut gim kedua. Akhirnya, gim penentuan pun terpaksa
dimainkan.
Hal yang sama terjadi lagi di gim ketiga. Greysia/Nitya masih mampu
mengimbangi permainan Bao/Tang hingga kedudukan 8-8. Sayang, setelah itu
Bao/Tang kembali menguasai jalannya pertandingan dan unggul jauh 17-8.
Terlalu jauh untuk mengejar, Greysia/Nitya pun akhirnya terpaksa
merelakan gelar juara ganda putri di turnamen berhadiah 125 ribu dollar
AS ini jatuh ke tangan pasangan China.
“Kami terlalu banyak bermain bertahan, jadi tadi kami terus kena serang oleh mereka,” komentar Nitya kepada
Badmintonindonesia.org soal pertandingan final.
“Sebagai bahan evaluasi, kami harus menambah
power pada
serangan. Kami berharap kalau berjumpa lagi dengan mereka, kami bisa
menang. Pastinya kami akan latihan lebih keras lagi serta melakukan
evaluasi bersama pelatih,” tambah Greysia yang dihubungi di Basel.
Title : Rasa Penasaran Greysia/Nitya di Swiss
Description : Ganda putri Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari penasaran belum mampu mematahkan perlawanan Bao Yixin/Tang Jinhua (China). Empat kal...