
Pemaih ganda putra China
Fu Haifeng yakin bahwa 12-tahun kebersamaannya dengan Cai Yun sudah
berakhir, meski kini masih sama-sama memperkuat tim nasional. Pasangan
ini merupakan salah satu legenda bulu tangkis dunia.
"Kami tidak
muda lagi dan sulit untuk bersaing di level tertinggi," kata Fu. "Lagi
pula, saya tidak merasa kami bisa kompetitif lagi sebagai pasangan. Masa
kami sebagai pasangan sudah berakhir. Namun, kami masih punya peran
penting di tim nasional China, sebagai mentor."
Bersama, mereka
empat kali menjadi juara dunia, meraih medali emas Olimpiade 2012, turut
membawa China juara Thomas Cup enam kali berturut-turut sejak 2004 dan
lima kali beruntun juara Sudirman Cup sejak 2005.
Fu yang kini
berusia 30 tahun belum ingin pensiun, meski tak lagi berpartner dengan
Cai. Dia sudah coba dipasangkan dengan beberapa partner berbeda sejak
World Championships 2013 di Guangzhou, di antaranya Hong Wei dan Zhang
Nan.
"Kami dipasangkan dengan pemain-pemain muda dengan dua
alasan. Pertama, untuk mempercepat perkembangan mereka. Kedua, untuk
membentuk tim nasional yang lebih kuat," lanjut Fu.
Ganda China
terbaik saat ini, Liu Xiaolong/Qiu Zihan, masih tertahan di peringkat
enam dunia. Bukan posisi yang menjanjikan jika China ingin meraih gelar
Thomas Cup ke-10 tahun ini.
Di All England yang berlangsung pekan
ini, Fu yang berpasangan dengan Zhang Nan harus memulai turnamen dari
babak kualifikasi untuk bisa ambil bagian di babak utama. Mereka
melangkah ke babak kedua, setelah mengalahkan Cai Yun yang berpartner
dengan Kai Lu, 21-10, 21-16, Rabu (5/3/2014).
Title : Pasangan Fu Haifeng/Cai Yun Sudah Berakhir
Description : Pemaih ganda putra China Fu Haifeng yakin bahwa 12-tahun kebersamaannya dengan Cai Yun sudah berakhir, meski kini masih sama-sama memper...