All England 2014Tommy Siap Unjuk Level di All EnglandTOMMY Sugiarto tak ditarget juarai All England 2014. Tapi, ia ogah cemen. Ia jaga status penempat 3 besar dunia. Tommy geregetan dengan aksinya sendiri. Pebulutangkis papan atas dunia itu belum perlihatkan permainan konsisten. Di Birmingham, saat berkiprah di All England yang dihelat 4-9 Maret 2014, salah 1 pentolan Pelatnas Cipayung itu bertekad all out.
Sejak jadi runner up Malaysia Open Super Series Premier, Januari 2014, Tommy belum lagi lakoni tur BWF. Ia cuma sempat turun di Djarum Superliga Badminton di Surabaya, awal Februari 2014. Itu pun tak tuntas. Pasalnya, ia jatuh sakit. Ia tak bisa tampil saat Jaya Raya Jakarta yang dibelanya mainkan final.
Kini, Tommy siap berjibaku di All England. Ajang itu terbilang berat lantaran berstatus SS Premier. Tapi, pemain asal klub Pelita Bakrie itu mengaku kondisinya pulih total. Sebelumnya, ia sempat bingung lantaran dokter menyatakan penyakitnya bukan demam berdarah atau pun gejala thypus seperti yang diperkirakan.
"Semula dikhawatirkan DBD atau thypus, ternyata bukan. Tulang lutut saya linu, tapi juga bukan chikungunya. Kini, saya siap dan saya ingin tampil sesuai level posisi saya," cetus Tommy.
Tommy sadar All England tergolong ajang berat dengan persaingan ketat. Itu juga turnamen yang belum pernah dijuarainya. Sesuai drawing, ia di paro bawah tur yang berisi 32 kontestan itu. Di babak 1, ia jumpa pemain kualifikasi. Jika lancar, kemungkinan harus saling bunuh dengan Sonny Dwi Kuncoro yang di awal duel kontra Wang Zhengming (China).
Dengan peringkat lebih tinggi, selayaknya Tommy raih tiket kuarter final. Jika sesuai skenario, ia berebut tempat di semifinal melawan pemenang laga So Shasaki (Jepang) kontra Nguyen Tien Minh (Vietnam).
Lewat asumsi Tommy kembali menang, di final terbuka kemungkinan ia kembali tantang Lee Chong Wei. Dari 9 pertemuan dengan peringkat 1 dunia asal Malaysia itu, Tommy belum pernah menang.
"Itu jadi tugas saya, Pikirkan rekor itu saja kepala pusing. Tapi, itulah yang saya sebut level permainan yang ingin saya capai, Saya harus bisa atasi tantangan seberat apa pun," tandas putra sulung legenda bulutangkis Indonesia Icuk Sugiarto itu.
Di sisi lain, PP PBSI patok juara bagi ganda campuran Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir. Jika terwujud, berarti peringkat 2 dunia itu cetak hattrick juara. Gelar lain diharapkan datang dari ganda putra nomor 1 dunia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan. Pasangan yang raih MVP versi PP PBSI 2014 itu juga belum pernah juara di All England.
Di All England 2014, Indonesia diwakili 22 pemain dan 5 pelatih sesuai nomor yang diikuti. Mereka terdiri atas 17 skuad Pelatnas Cipayung dan 5 dari luar pagar pelatnas.
Ke-5 pemain non-pelatnas itu adalah Andre Kurniawan Tedjono, Markis Kido, Marcus Gideon Fernaldy, Pia Zebadiah Bernadeth, dan Rizki Amalia Pradipta. Andre main di tunggal dan 4 lainnya di ganda putra, ganda putri, ganda campuran.
Skuad Indonesia di All England Super Series Premier 2014
Tunggal putra:
Tommy Sugiarto (target semifinal)
Sony Dwi Kuncoro (semifinal)
Dionysius Hayom Rumbaka (-)
Wisnu Yuli Prasetyo (-)
Andre Kurniawan Tedjono (nonpelatnas)
Tunggal putri:
Lindaweni Fanetri (semifinal)
Bellaetrix Manuputty (semifinal)
Ganda putra:
Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan (juara)
Angga Pratama/Rian Agung Saputra (semifinal)
Ricky Karanda Suwardi/Berry Anggriawan (-)
Wahyu Nayaka Arya Pankaryanira/Ade Yusuf Santoso
Markis Kido/Marcus Fernaldi Gideon (nonpelatnas)
Ganda putri:
Greysia Polii/Nitya Krishinda Maheswari (semifinal)
Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah (-)
Della Destiara Harus/Anggia Shitta Awanda (-)
Pia Zebadiah Bernadeth/Rizki Amalia Pradipta (nonpelatnas)
Ganda campuran:
Tontowi Ahmad/Lilyana Natsir (juara)
Riki Widianto/Richi Puspita Dili (semifinal)
Praveen Jordan/Debby Susanto (-)
Mariks Kido/Pia Zebadiah Bernadeth (nonpelatnas)
Title : Tommy Siap Unjuk Level di All England 2014
Description : All England 2014 Tommy Siap Unjuk Level di All England TOMMY Sugiarto tak ditarget juarai All England 2014. Tapi, ia ogah cemen. Ia jaga s...