Tim
B Indonesia berhasil memenangi pertandingan simulasi melawan tim A 3-2
di GOR Sritex Arena Solo, Jateng, Sabtu, untuk persiapan menghadapi
kejuaraan dunia Piala Uber di India, Mei 2014.
Simulasi tim Uber Cup tersebut diawali dengan pertandingan pertama
tunggal putri Bellaetrix Manuputty (Tim A) melawan Linda Wenifaneri (Tim
B) yang berjalan menarik. Namun, Bellaetrix akhirnya mampu memenangkan
pertandingan dengan dua gim 21-19 dan 21-19.
Pertandingan kedua ganda putri Gresia Polli/Nitya Krishinda Maheswari
(A) melawan Della Destiara/Anggia Shintta Awanda (B) berakhir dengan
tiga gim. Pada gim pertama ganda Gresia Polli/Nitya Krishinda Maheswari
unggul 22-20, tetapi gim kedua Della/Anggia bangkit dan berhasil
memenangi pertandingan dengan 16-21, dan gim penentuan 15-21.
Selanjutnya simulasi Tim Uber Indonesia tersebut menjadi imbang 1-1,
dan pertandingan ketiga tunggal putri Hanna Ramadini (A) kalah melawan
Aprilia Yuswadari melalui tiga gim yakni 21-18, 15-21, dan 12-21.
Kemenangan Aprilia ini, menjadikan Tim B unggul menjadi 1-2.
Namun, pada pertandingan keempat Tim A melalui ganda putri pasangan
Pia Zebadiah Bernadet/Rizki Amelia Pradipta menyamakan kedudukan 2-2
setelah mengalahkan pasangan Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Muraidah,
dua gim 21-13 dan 21-17.
Pada gim penentuan untuk tunggal putri, Adriyanti Firdasari (A)
melawan Maria Febe Kusumatuti (B) harus bermain tiga gim. Firdasari pada
gim pertama unggul 21-18, dan gim kedua kalah 19-21.
Gim ketiga antara Firdasari melawan Maria Febe berjalan seru dalam
mengumpulkan poin. Keduanya sering memperagakan reli-reli panjang hingga
kedudukan sama kuat 14-14. Namun, Maria Febe yang bermain ulet akhirnya
mampu menyelesaikan gim dengan 14-21, sehingga kemenangan untuk untuk
Tim B menjadi 2-3.
Menurut Manajer Tim Uber Cup Indonesia, Imelda Wiguna, tim putri
Indonesia melakukan simulasi di GOR Sritec Arena Solo tersebut sebagai
salah satu cara penilaian pada game dan
fighting siprit para pemainnya untuk persiapan Piala Uber 2014 di India, Mei mendatang.
Para pemain setelah menjalani pemusatan latihan di Kudus, kata dia,
kemudian melakukan simulasi di Solo dengan melakukan pertandingan di
hadapan penonton seperti pertandingan sesungguhnya. Hal ini agar atlet
bisa melatih mental saat bertandingan.
Selain itu, kata dia, kejuaraan Uber merupakan permainan tim yang
harus kompak, sehingga para atlet dibiasakan membangun kebersamaan tim
dalam menghadapi suatu pertandingan.
Menurut dia, tim Uber Indonesia pada nomor ganda ada beberapa yang
baru dan progres cukup bagus, tetapi semua pemain mempunyai kesempatan
untuk masuk tim, dan mana yang lebih siap termasuk track recordnya.
Menyinggung lawan berat Indonesia, Imelda menjelaskan, pihaknya
realistis jika Indonesia berhasil masuk semi final dan akan tetap
berusaha mengalahkan lawan berat seperti Tiongkok.
Imelda menjelaskan, Indonesia akan meminimalisir bertemu dengan tim
China di babak awal sehingga tim ditargetkan menjadi juara grup.
"Kegiatan simulasi ini bukan tahap seleksi Piala Uber, tetapi menilai
semangat juang atlet dalam permainan tim," katanya.
Pemenang simulasi pertandingan Uber Cup Indonesia antara Tim A
melawan B yang dimenangkan Maria Febe dan kawan-kawan dengan skor 2-3
itu menerima uang senilai Rp50 juta.
Title : Menang Simulasi Tim B Piala Uber Peroleh Bonus Rp 50 Juta
Description : Tim B Indonesia berhasil memenangi pertandingan simulasi melawan tim A 3-2 di GOR Sritex Arena Solo, Jateng, Sabtu, untuk persiapan men...